Kamis, 06 Maret 2014

Renungan bagi pemuda pemuda Islam

Renungan bagi Pemuda Pendemo

Ingin menyampaikan aspirasi, yang jadi pilihan untuk saat ini bagi para pemuda dan mahasiswa adalah demonstrasi. Cobalah lihat saat ini yang terjadi. Akibat demonstrasi besar-besaran untuk menolak kenaikan harga BBM, akhirnya terjadi kerusakan di mana-mana. Jalanan macet, bandara diblokir, korban jiwa berjatuhan, fasilitas rakyat rusak, dan saling terjadi penyerangan antara mahasiswa dan aparat. Apa yang diinginkan oleh para pemuda? Katanya ingin menyampaikan aspirasi rakyat, namun kenapa sampai rakyat yang jadi korban? Selain kerusakan tersebut, Islam pun telah menjelaskan kerusakan akibat demonstrasi itu sendiri. 

Dari berita yang kami peroleh mengenai demo BBM yang saat ini lagi merebak, didapati kerusakan akibat demonstrasi adalah sebagai berikut:

"Tadi pesawat Wings Air sudah hampir mendarat, tetapi kemudian berbelok ke arah lain karena melihat ada massa yang membakar ban dan kayu di landasan pacu, seluruh penumpang tadi panik," kata salah seorang penumpang Wings Air, Popi. (Sumber: Antaranews.com)

Kerusakan Bandara Babullah Ternate mencapai ratusan juta rupiah, akibat para pengunjuk rasa (demonstran) masuk ke bandara tersebut, Rabu (28/3), melakukan pemblokiran landas pacu dan pengrusakan fasilitas bandara ini. (Sumber: Gatra.com)

Puluhan buruh kembali menggelar aksi, Rabu (21/3). Mereka turun ke jalan hingga sebabkan kemacetan di Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara. Buruh dari Serikat Buruh Transportasi Perjuangan Indonesia (SBTPI) menggelar demonstrasi. Dengan mengenakan kaos warna merah dan mengibarkan bendera, mereka berkonvoi menuju kantor walikota Jakarta Utara. (Sumber: Repulika.co.id)

Sebanyak 15 orang korban bentrokan pada unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di depan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, dilarikan ke instalasi gawat darurat Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Selasa (27/3). (Sumber: Tvonenews.tv)

Seorang wartawan media cetak Ibu Kota, Rizky Sulistyo, terlibat bentrok dengan aparat saat betugas di depan Stasiun gambir. "Saya lagi foto kebetulan dapat momen pas polisi ngejar dan sempat memukul beberapa mahasiswa, Polisi teriak dan gue langsung dikerumunin sama 10 orang Polisi," ujar Rizky seperti dikutip dari tribunnews.

Demonstrasi yang terus menerus menyebabkan investor perlu memerhatikan segi keamanan dan stabilitas politik. Unjuk rasa mencitrakan Indonesia bukan negara yang aman untuk berinvestasi. “Mereka akan lihat, setelah sebulan dua bulan, apakah situasi bisa dilakukan recovery sehingga kembali normal,” ujarnya. (Sumber: Republika.co.id)

Lihatlah bagaimana aksi demo bisa memberikan dampak negatif: bandara udara kena imbasnya, kerugian bisa sampai ratusan juta rupiah hanya akibat demo, jalanan macet, orang sulit beraktivitas, korban jiwa berjatuhan, dan akibatnya pun merembet sampai larinya investor yang bisa mempengaruhi ekonomi negeri kita.

0 komentar:

Posting Komentar

Selamat datang buat semua pengunjung Rahmatazt.Blogspot.com! Anda adalah segalanya bagi kami (We are nothing without you)...

sebagai ungkapan terima kasih kami kepada Anda semua, kami akan selalu menyuguhkan tutorial terbaik, salah satunya seperti yang Anda lihat saat ini...