Sabtu, 08 Juni 2013


KATA PENGANTAR

Puji dan syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan hidayah kepada saya sehingga penyusunan makalah ini dapat kami selesaikan sesuai dengan waktu yang telah tentukan. Di dalam penulisan makalah ini , penulis banyak mendapat bantuan dari berbagai pihak, baik itu guru maupun teman teman
Di dalam penulisan makalah ini , Mengangkat materi tentang Ekonomi makro dan mikro´Penulis menyadari , bahwa penulisan makalah ini tentu masih banyak terdapat kekurangan yang lepas dari pengamatan penulis , namun demikian penulis berharap semoga makalah ini dapat bemanfaat bagi kita semua.
Atas bantuan yang telah di berikan oleh pihak –pihak , tak ada imbalan yang sebaik-baiknya yang penulis dapat berikan kecuali dalam do”a , semogaTuhan senantiasa  memberikan imbalan yang setimpal dan somaga makalah ini dapat bermanfaat adanya, amin.

Bontobangun, 20- Mei-2013


RACHMAT AL GHAZALI







BAB I
PENDAHULUAN
A.            PENDAHULUAN
Antara Ekonomi Makro dan mikro mempunyai hubungan yang sagat erat karena apa yang di bahas pada dasarnya sama, hanya saja memiliki perbedaan yang terletak pada bagai mana membahasnya atau objek formalnya , Materi ekonomi makro dan mikro berkenaan dengan prinsip-prinsip yang dipakai dalam pengambilan keputusan sebuah perusahaan sedangkan ekonomi makro berkenaan dengan kebijakan suatu negara dan masyarakat yang sifatnya menyeluruh serta hubunganya dengan duna luar.
B. TUJUAN PENULISAN
a.     Untuk Mengetahui Pengertan Ekonomi Makaro
b.     Unuk Mengetahui Pengertian Ekonomi Mikro
c.     Untuk Memenuh Tugas Ekonomi
C.   RUMUSAN MASALAH
a.     Apa Pengertian Ekonomi Makro
b.     Apa Pengertian Ekonom Mikro










BAB II
ISI
A.            Ekonomi Makro
Ilmu Ekonomi Makro, adalah ilmu ekonomi yang mempelajari kehidupan ekonomi nasional sebagai suatu keseluruhan. Analisis bersifat global dan tidak memperhatikan kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh unit-unit kecil dalam perekonomian.
Tahun 1930 terjadi pembagian ilmu ekonomi yaitu Ekonomi Makro (macroeconomics) dan (microeconomics)
Hingga 1930 sebagian besar analisis ekonomi terfokus pada industri dan perusahaan. Ketika terjadi Depresi Besar pada tahun 1930-an, dan dengan perkembangan konsep pendapatan nasional dan statistik produk, bidang ekonomi makro mulai berkembang. Saat itu, gagasan-gagasan yang terutama berasal dari John Maynard Keynes, yang menggunakan konsep aggregate demand untuk menjelaskan fluktuasi antara hasil produksi dan tingkat pengangguran, sangat berpengaruh dalam perkembangan bidang ini. Keynesianisme didasarkan pada gagasan-gagasannya.
Ekonomi makro atau makroekonomi adalah studi tentang ekonomi secara keseluruhan. Makroekonomi menjelaskan perubahan ekonomi yang mempengaruhi banyak rumah tangga (household), perusahaan, dan pasar. Ekonomi makro dapat digunakan untuk menganalisis cara terbaik untuk mempengaruhi target-target kebijaksanaan seperti pertumbuhan ekonomi, stabilitas harga, tenaga kerja dan pencapaian keseimbangan neraca yang berkesinambungan. (http://id.wikipedia.org/wiki/Ekonomi_makro)
Permasalahan yang dihadapi oleh ekonomi makro adalah :
a.       Kemiskinan dan pemerataan
b.       Krisis nilai tukar
c.       Hutang luar negeri
d.       Perbankan, kredit macet
e.       Inflasi
f.        Pertumbuhan ekonomi
g.       Pengangguran

Ilmu ekonomi mikro (sering juga ditulis mikroekonomi) adalah cabang dari ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku konsumen dan perusahaan serta penentuan harga-harga pasar dan kuantitas faktor input, barang, dan jasa yang diperjualbelikan. Ekonomi mikro meneliti bagaimana berbagai keputusan dan perilaku tersebut mempengaruhi penawaran dan permintaan atas barang dan jasa, yang akan menentukan harga; dan bagaimana harga, pada gilirannya, menentukan penawaran dan permintaan barang dan jasa selanjutnya.  Individu yang melakukan kombinasi konsumsi atau produksi secara optimal, bersama-sama individu lainnya di pasar, akan membentuk suatu keseimbangan dalam skala makro; dengan asumsi bahwa semua hal lain tetap sama (ceteris paribus).
Kebalikan dari ekonomi mikro ialah ekonomi makro, yang membahas aktivitas ekonomi secara keseluruhan, terutama mengenai pertumbuhan ekonomi, inflasi, pengangguran, berbagai kebijakan perekonomian yang berhubungan, serta dampak atas beragam tindakan pemerintah (misalnya perubahan tingkat pajak) terhadap hal-hal tersebut.
Penerapan ekonomi mikro :
1.       Teori konsumsi
2.       Teori produksi dan harga
3.       Kesejahteraan ekonomi
4.       Organisasi industri
5.       Kegagalan pasar
6.       Ekonomi finansial
7.       Perdagangan internasional


B.  Ekonomi Mikro
Ilmu Ekonomi Mikro, adalah ilmu ekonomi yang secara khusus mempelajari bagian-bagian kecil dari keseluruhan kegiatan perekonomian. Misalkan membahas masalah pasar, perusahaan, harga komoditas tertentu,
Ekonomi mikro mempelajari bagian kecil dari kegiatan perekonomian. Dalam kegiatan ekonomi manusia terdapat beberapa permasalahan yang tergolong dalam lingkup yang lebih kecil.
Secara umum, ekonomi mikro membahas perilaku ekonomi dalam lingkup individu, rumah tangga, perusahaan, dan pasar. Pembahasannya meliputi pemanfaatan sumber daya ekonomi bagi kehidupan masyarakat serta perilaku produsen dan konsumen dalam melakukan interaksi di pasar. Cakupan pembahasan ekonomi terbatas pada kegiatan ekonomi yang lebih sempit dan khusus.
Dalam ekonomi mikro terdapat beberapa komponen yang dibahas sebagai berikut:
  1. Interaksi di pasar barang
  2. Interaksi di pasar faktor produksi
  3. Perilaku produsen dan konsumen
Berbeda dengan ekonomi mikro, cakupan pembahasan dalam ekonomi makro lebih luas. Ekonomi lebih umum dalam mempelajari peristiwa dan kegiatan ekonomi yang terjadi.
Ekonomi makro menganalisis perubahan ekonomi rumah tangga, perusahaan, dan pasar secara luas. Hal ini berkaitan dengan permasalahan permintaan dan penawaran agregat, seperti pendapatan nasional, pengangguran, jumlah uang yang beredar, laju inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan neraca pembayaran internasional.
Dalam ekonomi makro dibahas beberapa komponen sebagai berikut:
  1. Pemanfaatan sumber daya ekonomi
  2. Stabilitas ekonomi
  3. Pertumbuhan ekonomi
  4. Ekonomi internasional
  5. Neraca pembayaran internasional
  6. Nilai tukar mata uang
  7. Inflasi
  8. Peredaran uang
C.   Perbedaan Ekonomi Mikro dan Makro
Secara umum, perbedaan ekonomi mikro dan ekonomi makro terletak pada keluasan pembahasan dan ruang lingkupnya. Ekonomi mikro memiliki pembahasan yang lebih sempit terhadap kegiatan ekonomi masyarakat. Sementara itu, ekonomi makro memiliki ruang lingkup yang lebih luas mengenai kegiatan ekonomi masyarakat. Perbedaan pembahasan ekonomi mikro dan ekonomi makro dapat dilihat melalui tabel berikut:
Variabel
Ekonom Mikro
Ekonomi Makro
Produksi
Jumlah produksi suatu perusahaan
1. Jumlah produksi nasional
2. PDB
Harga
Harga tiap-tiap barang
1. Harga agregat
2. harga produsen dan konsumen
3. Harga inflasi
Pendapatan
Pendapatan pekerja
Pendapatan nasional
Ketenagakerjaan
Jumlah karyawan di suatu perusahaan
1. Kesempatan kerja secara nasional
2. Tingkat pengangguran

Permasalahan yang terjadi di suatu negara dapat memperlambat laju pertumbuhan ekonomi. Di Indonesia permaslahan ekonomi dapat menghambat terwujudnya suatu keadilan dan kesejahteraan masyarakat. Beberapa permasalah ekonomi Indonesia adalah sebagai berikut:
  1. Rendahnya pertumbuhan ekonomi
  2. Kemiskinan
  3. Pengangguran
  4. Kesenjangan penghasilan
  5. Inflasi
Kebijakan yang ditetapkan pemerintah Indonesia bertujuan untuk mengatasi permasalahan di bidang perekonomian. Sasaran kebijakan ekonomi yang ditetapkan pemerintah sebagai berikut:
  • Menambah persediaan dan memperluas distribusi bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup, seperti bahan pangan, perumahan, kesehatan, dan lingkungan yang sehat.
  • Meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan cara memperluas kesempatan kerja, menaikkan tingkat upah minimum regional, dan menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas.
  • Memperluas jangkauan pilihan ekonomi dan sosial bagi seluruh masyarakat secara adil dan merata. Upaya yang dilakukan oleh pemerintah adalah membebaskan masyarakat dari penindasan dan ketergantungan serta mempermudah akses kesehatan dan pendidikan.
Beberapa kebijakan yang ditetapkan pemerintah guna mengatasi permasalahan ekonomi adalah sebagai berikut:
  1. Kebijakan fiskal. Adalah kebijakan terkait dengan penerimaan dan pengeluaran negara. Biasanya kebijakan fiskal berkaitan dengan penggunaan pajak dan pengeluaran pemerintah dalam rangka mengatasi masalah kemiskinan.
  2. Kebijakan moneter. Adalah kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan arus uang beredar dalam perekonomian.
  3. Kebijakan harga. Adalah kebijakan pemerintah yang terkait dengan hajat hidup rakyat banyak. Biasanya berupa subsidi supaya semua rakyat memiliki kemampuan untuk membeli.
  4. Kebijakan perdagangan internasional. Kebijakan ini berkaitan dengan kegiatan atau kerja sama antar negara di dunia.









BAB III
PENUTUP
A.            KESIMPULAN
Ekonomi Makro Adalah ilmu ekonomi yang mempelajari kehiupan ekonomi nasional sebagai suatu keseluruhan. Analisis bersifat global dan tidak memerhaikan kegiiatan ekonomi yang di lakukan oleh unit-unit kecil dalam perekonomian.
Ekonomi Mikro Adalah Ilmu ekonomi yang secara khusus mempelajar bagian-bagian kecil dari keseluruhan kegiatan perekonomian.
DAFTAR PUSTAKA
Tim Edukatif HTS
Akses Internet














0 komentar:

Posting Komentar

Selamat datang buat semua pengunjung Rahmatazt.Blogspot.com! Anda adalah segalanya bagi kami (We are nothing without you)...

sebagai ungkapan terima kasih kami kepada Anda semua, kami akan selalu menyuguhkan tutorial terbaik, salah satunya seperti yang Anda lihat saat ini...