DI
S
U
S
U
N
OLEH
NAMA
=RACHMAT AL GHAZALI
KELAS =X. 5
NIS =
|
|
MAKALAH EKONOMI
(EKONOMI
MAKRO DAN EKONOMI MIKRO)
|
|
|
KATA PENGANTAR
Puji dan
syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan hidayah kepada saya
sehingga penyusunan makalah ini dapat kami selesaikan sesuai dengan waktu yang
telah tentukan. Di dalam penulisan makalah ini , penulis banyak mendapat
bantuan dari berbagai pihak, baik itu guru maupun teman teman
Di dalam penulisan makalah ini , Mengangkat materi
tentang Ekonomi makro dan mikro´Penulis
menyadari , bahwa penulisan makalah ini tentu masih banyak terdapat kekurangan
yang lepas dari pengamatan penulis , namun demikian penulis berharap semoga
makalah ini dapat bemanfaat bagi kita semua.
Atas bantuan yang
telah di berikan oleh pihak –pihak , tak ada imbalan yang sebaik-baiknya yang
penulis dapat berikan kecuali dalam do”a , semogaTuhan senantiasa memberikan imbalan yang setimpal dan somaga
makalah ini dapat bermanfaat adanya, amin.
Bontobangun,
20- Mei-2013
RACHMAT AL GHAZALI
BAB I
PENDAHULUAN
A.
PENDAHULUAN
Antara Ekonomi Makro dan
mikro mempunyai hubungan yang sagat erat karena apa yang di bahas pada dasarnya
sama, hanya saja memiliki perbedaan yang terletak pada bagai mana membahasnya
atau objek formalnya , Materi ekonomi makro dan mikro berkenaan dengan
prinsip-prinsip yang dipakai dalam pengambilan keputusan sebuah perusahaan
sedangkan ekonomi makro berkenaan dengan kebijakan suatu negara dan masyarakat
yang sifatnya menyeluruh serta hubunganya dengan duna luar.
B. TUJUAN PENULISAN
a. Untuk Mengetahui Pengertan Ekonomi Makaro
b. Unuk Mengetahui Pengertian Ekonomi Mikro
c. Untuk Memenuh Tugas Ekonomi
C. RUMUSAN MASALAH
a. Apa Pengertian Ekonomi Makro
b. Apa Pengertian Ekonom Mikro
BAB II
ISI
A.
Ekonomi Makro
Ilmu Ekonomi Makro, adalah ilmu ekonomi yang
mempelajari kehidupan ekonomi nasional sebagai suatu keseluruhan. Analisis
bersifat global dan tidak memperhatikan kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh
unit-unit kecil dalam perekonomian.
Tahun 1930 terjadi pembagian ilmu ekonomi
yaitu Ekonomi Makro (macroeconomics) dan (microeconomics)
Hingga 1930 sebagian besar analisis ekonomi
terfokus pada industri dan perusahaan. Ketika terjadi Depresi Besar pada tahun
1930-an, dan dengan perkembangan konsep pendapatan nasional dan statistik
produk, bidang ekonomi makro mulai berkembang. Saat itu, gagasan-gagasan yang
terutama berasal dari John Maynard Keynes, yang menggunakan konsep aggregate
demand untuk menjelaskan fluktuasi antara hasil produksi dan tingkat
pengangguran, sangat berpengaruh dalam perkembangan bidang ini. Keynesianisme
didasarkan pada gagasan-gagasannya.
Ekonomi makro atau makroekonomi
adalah studi tentang ekonomi secara keseluruhan. Makroekonomi menjelaskan
perubahan ekonomi yang mempengaruhi banyak rumah tangga (household),
perusahaan, dan pasar. Ekonomi makro dapat digunakan untuk menganalisis cara
terbaik untuk mempengaruhi target-target kebijaksanaan seperti pertumbuhan
ekonomi, stabilitas harga, tenaga kerja dan pencapaian keseimbangan neraca yang
berkesinambungan. (http://id.wikipedia.org/wiki/Ekonomi_makro)
Permasalahan yang dihadapi oleh ekonomi makro
adalah :
a.
Kemiskinan dan pemerataan
b. Krisis
nilai tukar
c. Hutang
luar negeri
d.
Perbankan, kredit macet
e.
Inflasi
f.
Pertumbuhan ekonomi
g.
Pengangguran
Ilmu ekonomi mikro (sering juga ditulis mikroekonomi) adalah cabang
dari ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku konsumen dan perusahaan serta
penentuan harga-harga pasar dan kuantitas faktor input, barang, dan jasa yang
diperjualbelikan. Ekonomi mikro meneliti bagaimana berbagai keputusan dan
perilaku tersebut mempengaruhi penawaran dan permintaan atas barang dan jasa,
yang akan menentukan harga; dan bagaimana harga, pada gilirannya, menentukan
penawaran dan permintaan barang dan jasa selanjutnya. Individu yang melakukan
kombinasi konsumsi atau produksi secara optimal, bersama-sama individu lainnya
di pasar, akan membentuk suatu keseimbangan dalam skala makro; dengan asumsi
bahwa semua hal lain tetap sama (ceteris paribus).
Kebalikan dari ekonomi mikro ialah ekonomi
makro, yang membahas aktivitas ekonomi secara keseluruhan, terutama mengenai
pertumbuhan ekonomi, inflasi, pengangguran, berbagai kebijakan perekonomian
yang berhubungan, serta dampak atas beragam tindakan pemerintah (misalnya
perubahan tingkat pajak) terhadap hal-hal tersebut.
Penerapan ekonomi mikro :
1. Teori
konsumsi
2. Teori
produksi dan harga
3.
Kesejahteraan ekonomi
4.
Organisasi industri
5.
Kegagalan pasar
6.
Ekonomi finansial
7.
Perdagangan internasional
B. Ekonomi Mikro
Ilmu
Ekonomi Mikro, adalah ilmu ekonomi yang secara khusus mempelajari bagian-bagian
kecil dari keseluruhan kegiatan perekonomian. Misalkan membahas masalah pasar,
perusahaan, harga komoditas tertentu,
Ekonomi mikro mempelajari bagian kecil dari kegiatan
perekonomian. Dalam kegiatan ekonomi manusia terdapat beberapa permasalahan
yang tergolong dalam lingkup yang lebih kecil.
Secara umum, ekonomi mikro membahas perilaku
ekonomi dalam lingkup individu, rumah tangga, perusahaan, dan pasar. Pembahasannya
meliputi pemanfaatan sumber daya ekonomi bagi kehidupan masyarakat serta
perilaku produsen dan konsumen dalam melakukan interaksi di pasar. Cakupan
pembahasan ekonomi terbatas pada kegiatan ekonomi yang lebih sempit dan khusus.
Dalam ekonomi mikro terdapat beberapa
komponen yang dibahas sebagai berikut:
- Interaksi
di pasar barang
- Interaksi
di pasar faktor produksi
- Perilaku
produsen dan konsumen
Berbeda dengan ekonomi mikro, cakupan
pembahasan dalam ekonomi makro lebih luas. Ekonomi lebih umum dalam mempelajari
peristiwa dan kegiatan ekonomi yang terjadi.
Ekonomi makro menganalisis perubahan ekonomi
rumah tangga, perusahaan, dan pasar secara luas. Hal ini berkaitan dengan
permasalahan permintaan dan penawaran agregat, seperti pendapatan nasional,
pengangguran, jumlah uang yang
beredar, laju inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan neraca pembayaran
internasional.
Dalam ekonomi makro dibahas beberapa komponen
sebagai berikut:
- Pemanfaatan
sumber daya ekonomi
- Stabilitas
ekonomi
- Pertumbuhan
ekonomi
- Ekonomi
internasional
- Neraca
pembayaran internasional
- Nilai
tukar mata uang
- Inflasi
- Peredaran
uang
C. Perbedaan Ekonomi Mikro dan Makro
Secara umum, perbedaan ekonomi mikro dan
ekonomi makro terletak pada keluasan pembahasan dan ruang lingkupnya. Ekonomi
mikro memiliki pembahasan yang lebih sempit terhadap kegiatan ekonomi
masyarakat. Sementara itu, ekonomi makro memiliki ruang lingkup yang lebih luas
mengenai kegiatan ekonomi masyarakat. Perbedaan pembahasan ekonomi mikro dan
ekonomi makro dapat dilihat melalui tabel berikut:
Variabel
|
Ekonom Mikro
|
Ekonomi Makro
|
Produksi
|
Jumlah produksi suatu perusahaan
|
1. Jumlah produksi nasional
2. PDB
|
Harga
|
Harga tiap-tiap barang
|
1. Harga agregat
2. harga produsen dan konsumen 3. Harga inflasi |
Pendapatan
|
Pendapatan pekerja
|
Pendapatan nasional
|
Ketenagakerjaan
|
Jumlah karyawan di suatu perusahaan
|
1. Kesempatan kerja secara nasional
2. Tingkat pengangguran |
Permasalahan yang terjadi di suatu negara
dapat memperlambat laju pertumbuhan ekonomi. Di Indonesia permaslahan ekonomi
dapat menghambat terwujudnya suatu keadilan dan kesejahteraan masyarakat.
Beberapa permasalah ekonomi Indonesia adalah sebagai berikut:
- Rendahnya
pertumbuhan ekonomi
- Kemiskinan
- Pengangguran
- Kesenjangan
penghasilan
- Inflasi
Kebijakan yang ditetapkan pemerintah
Indonesia bertujuan untuk mengatasi permasalahan di bidang perekonomian.
Sasaran kebijakan ekonomi yang ditetapkan pemerintah sebagai berikut:
- Menambah
persediaan dan memperluas distribusi bahan pokok yang dibutuhkan
masyarakat dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup, seperti bahan pangan,
perumahan, kesehatan, dan lingkungan yang sehat.
- Meningkatkan
taraf hidup masyarakat dengan cara memperluas kesempatan kerja, menaikkan
tingkat upah minimum regional, dan menyelenggarakan pendidikan yang
berkualitas.
- Memperluas
jangkauan pilihan ekonomi dan sosial bagi seluruh masyarakat secara adil
dan merata. Upaya yang dilakukan oleh pemerintah adalah membebaskan
masyarakat dari penindasan dan ketergantungan serta mempermudah akses
kesehatan dan pendidikan.
Beberapa kebijakan yang ditetapkan pemerintah
guna mengatasi permasalahan ekonomi adalah sebagai berikut:
- Kebijakan
fiskal.
Adalah kebijakan terkait dengan penerimaan dan pengeluaran negara.
Biasanya kebijakan fiskal berkaitan dengan penggunaan pajak dan
pengeluaran pemerintah dalam rangka mengatasi masalah kemiskinan.
- Kebijakan
moneter.
Adalah kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan arus uang beredar dalam
perekonomian.
- Kebijakan
harga.
Adalah kebijakan pemerintah yang terkait dengan hajat hidup rakyat banyak.
Biasanya berupa subsidi supaya semua rakyat memiliki kemampuan untuk
membeli.
- Kebijakan
perdagangan internasional. Kebijakan ini berkaitan dengan
kegiatan atau kerja sama antar negara di dunia.
BAB III
PENUTUP
A.
KESIMPULAN
Ekonomi Makro Adalah
ilmu ekonomi yang mempelajari kehiupan ekonomi nasional sebagai suatu
keseluruhan. Analisis bersifat global dan tidak memerhaikan kegiiatan ekonomi
yang di lakukan oleh unit-unit kecil dalam perekonomian.
Ekonomi Mikro Adalah
Ilmu ekonomi yang secara khusus mempelajar bagian-bagian kecil dari keseluruhan
kegiatan perekonomian.
DAFTAR PUSTAKA
Tim Edukatif HTS
Akses Internet

0 komentar:
Posting Komentar